KLITSCHKO  penyandang heavyweight tinju dunia.
KLITSCHKO penyandang heavyweight tinju dunia.
AFP

New York: Juara heavyweight tinju dunia Wladimir Klitschko, bintang dominan kategori paling glamor sukan itu bergelut untuk mencuri tumpuan bagi pertarungan mempertahankan kejuaraannya di New York, esok.

Jarang sekali peninju Ukraine dengan ketinggian 1.98 meter itu berdepan halangan namun minat terhadap pertarungan kategori welterweight antara peninju ikon Filipina, Manny Pacquaio dan bintang tanpa kalah Amerika Syarikat (AS), Floyd Mayweather minggu depan menyebabkan pertarungan pertama Klitschko di AS sejak 2008 tidak diendahkan.

Tiket bagi pertarungan di Madison Square Garden itu belum habis dijual, gelanggang yang menyaksikan peninju Britain, Lennox Lewis dan Evander Holyfield dari AS bertarung bagi kejuaraan heavyweight pada 1999 dan berakhir dengan keputusan seri kontroversi.

Di sebalik kejayaan besar Klitschko, dia tidak mendapat perhatian peminat tinju AS.

“Bingung dengan apa yang berlaku,” kata bekas juara heavyweight, George Foreman mengenai kedudukan Klitschko dalam sejarah tinju.

“Klitschko memiliki karier yang gemilang tapi tidak begitu diterima di sini.

“Nampaknya tiada sesiapa boleh mengalahkannya. Mungkin seseorang yang amat luar biasa mampu menundukkan Klitschko.”

Begitu juga peninju bukan pilihan Bryant Jennings yang memiliki rekod 19-0 dengan 10 KO.

Peninju AS itu kali pertama tampil bagi merebut kejuaraan dunia dan bekerja sebagai penyelenggara bangunan pada 2004. Kali terakhir Klitschko, 39 tewas dua tahun lalu sebelum dia meraih kejuaraan dunia.

“Saya tidak tahu langsung mengenainya,” kata Jennings yang menggambarkan minat terhadap tinju semakin berkurangan.

Artikel ini disiarkan pada : Sabtu, 25 April 2015 @ 5:12 AM